Repository Akademik UNJANI

Temukan referensi untuk penelitianmu

Telusuri koleksi karya ilmiah berdasarkan judul, NIM, nama mahasiswa, penulis, atau topik penelitian.

Gunakan kata kunci yang spesifik untuk hasil lebih relevan.Filter lanjutan tersedia pada halaman hasil.

Pengaruh Pemberian Suspensi Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) Terhadap Jumlah Retikulosit Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Model Anemia

  • NADIA SHAKIRA MUTIARA
  • 2350381012
  • 2026
  • D3 Teknologi Laboratorium Medis

Informasi karya ilmiah

Cover default repository

Abstrak

Anemia merupakan masalah kesehatan yang ditandai dengan penurunan jumlah eritrosit
atau kadar hemoglobin. Bayam merah (Amaranthus tricolor L.) mengandung zat besi,
vitamin C, asam folat, dan flavonoid yang berpotensi mendukung proses eritropoiesis.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian suspensi bayam merah
terhadap jumlah retikulosit pada tikus putih (Rattus norvegicus) model anemia serta
menentukan dosis optimum. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik
menggunakan 25 ekor tikus putih jantan galur Wistar yang dibagi menjadi lima kelompok,
yaitu kelompok normal, kelompok negatif, dan tiga kelompok perlakuan yang diberi
suspensi bayam merah dengan dosis 0,2 g/kgBB, 0,4 g/kgBB, dan 0,6 g/kgBB. Model
anemia diinduksi menggunakan phenylhydrazine (PHZ) selama 2 hari dan deferiprone
selama 7 hari, kemudian diberikan suspensi bayam merah selama 14 hari. Pemeriksaan
jumlah retikulosit dilakukan secara manual menggunakan pewarna Brilliant Cresyl Blue
(BCB). Data dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA. Hasil penelitian
menunjukkan rata-rata jumlah retikulosit pada kelompok normal, negatif, dosis 0,2
g/kgBB, dosis 0,4 g/kgBB, dan dosis 0,6 g/kgBB berturut-turut sebesar 1,54%; 2,04%;
1,54%; 1,26%; dan 0,92%. Hasil uji One Way ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan
yang bermakna antar kelompok (p = 0,001). Berdasarkan kedekatan nilai rata-rata
retikulosit terhadap kelompok normal, dosis 0,2 g/kgBB merupakan dosis optimum
Kesimpulannya, pemberian suspensi bayam merah berpengaruh terhadap jumlah
retikulosit pada tikus putih (Rattus norvegicus) model anemia, dengan dosis optimum
sebesar 0,2 g/kgBB berdasarkan parameter jumlah retikulosit.