Informasi karya ilmiah

Abstrak
Pneumokoniosis merupakan penyakit akibat kerja yang disebabkan oleh paparan debu di tempat kerja. Penyakit ini termasuk penyakit paru yang bersifat kronis dan dapat menurunkan kualitas hidup pekerja. Setiap pekerja perlu memiliki pengetahuan, sikap, dan praktik yang baik dalam upaya pencegahan penyakit pneumokoniosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi melalui chatbot e-breath pada pekerja harian lepas di PT Beton Elemenindo Perkasa.
Desain penelitian yang digunakan adalah pra eksperimental dengan rancangan one group pretest posttest design, dengan jumlah 30 sampel, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner, pengolahan data dilakukan secara analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji wilcoxon dan uji beda dua mean dependen, dengan taraf signifikansi 95%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi responden dengan pengetahuan tinggi meningkat dari 16,7% menjadi 83,3%, sikap positif meningkat dari 50% menjadi 63,3%, dan praktik pencegahan meningkat dari 36,7% menjadi 50% setelah diberikan edukasi melalui chatbot e-breath. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian edukasi melalui chatbot e-breath terhadap pengetahuan, sikap, dan praktik pencegahan pneumokoniosis dengan nilai p-value masing-masing sebesar 0,0001.
Pemberian media edukasi chatbot e-breath memberikan pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan praktik pencegahan penyakit akibat kerja (pneumokoniosis). Disarankan agar pihak perusahaan PT Beton Elemenindo Perkasa dapat mempertimbangkan penggunaan media edukasi berbasis chatbot sebagai salah satu media promosi keselamatan dan kesehatan kerja, khususnya bagi pekerja harian lepas yang belum memiliki akses terhadap media edukasi BEP-HRIS.
Desain penelitian yang digunakan adalah pra eksperimental dengan rancangan one group pretest posttest design, dengan jumlah 30 sampel, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner, pengolahan data dilakukan secara analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji wilcoxon dan uji beda dua mean dependen, dengan taraf signifikansi 95%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi responden dengan pengetahuan tinggi meningkat dari 16,7% menjadi 83,3%, sikap positif meningkat dari 50% menjadi 63,3%, dan praktik pencegahan meningkat dari 36,7% menjadi 50% setelah diberikan edukasi melalui chatbot e-breath. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian edukasi melalui chatbot e-breath terhadap pengetahuan, sikap, dan praktik pencegahan pneumokoniosis dengan nilai p-value masing-masing sebesar 0,0001.
Pemberian media edukasi chatbot e-breath memberikan pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan praktik pencegahan penyakit akibat kerja (pneumokoniosis). Disarankan agar pihak perusahaan PT Beton Elemenindo Perkasa dapat mempertimbangkan penggunaan media edukasi berbasis chatbot sebagai salah satu media promosi keselamatan dan kesehatan kerja, khususnya bagi pekerja harian lepas yang belum memiliki akses terhadap media edukasi BEP-HRIS.